5 Bulan Penantian

Assalamualaikum wbt

Em, bila agaknya aku dapat menonton Sang Murabbi ni, dari bulan 5 lagi aku berangan nak tengok. Tiap-tiap 2 minggu jugalah aku pergi kedai vcd haram, sebab nak tunggu cerita ni keluar. Hehe. Kalau kena tangkap, tak ke naya tu.

http://cdsbantul.files.wordpress.com/2008/07/sang_murabbi.gif

Likullin marhatin rijaluha, wa likullin marhatin masatiluha

Di setiap marhalah itu ada pejuangnya dan di setiap marhalah itu ada masalahnya.

(petikan dialogue Sang Murabbi) mari kita fikir-fikirkan, macam higher level juga. Kalau rajin moh baca ini Signifikansi Peran Mahasiswa Dalam Penegakan Syariat Islam

ini petikan paragraphnya

Menurut Jalaluddin Rakhmat dalam bukunya “Perubahan Sosial”, mahasiswa sebagai salah satu elemen reformasi  adalah the one and only efficient opposant in the world (satu-satunya pengemban amanah oposan yang paling efisien didunia) dalam mengawal perubahan sosial kearah yang lebih baik. Mahasiswa dengan keyakinan kuatnya punya keikhlasan dan idealisme dalam berjuang, semangat untuk merealisasikannya serta punya kesiapan untuk beramal dan berkorban untuk mewujudkannya…Mereka harus membuktikan bahwa mereka bisa menjadi “magnet” dan eksemplifikasi kebaikan bagi orang lain

Kemudian di bawah ini, ada juga petikan nasihat Ustaz kepada Ustaz Rahmat Abdullah. Dalam maknanya, macam puitis pun ada. Kalau salah, mintak maap lah ya, kot-kotlah salah eja. Pakai dengar dan taip, dengan Arabic aku yang bukan setakat celup, cecah pun tak . Huhu:D

Medanul da’watil wasih

Ladang dakwah terhampar luas

Wajibuna siqayatu hadhen aradhel jami’ah

Kewajiban kita untuk menyirami tanah-tanah tandus

Wa nazara’ul wuduran mumtaz

Menyemai benih-benih unggul

Bitaqquna imada izzatil Islam

Agar tumbuh pohon-pohon kejayaan Islam

Da’watun nanastul ma’il jari liyabghua mardhotillah

Dakwah ini akan terus mengalir menuju Redha Allah

La tahzan, fi aiyyi ardhen taskun, fahuna ka da’watun tubnal

Jangan bersedih, di mana kita berada, di situlah dakwah kita sebarkan

Kemudian teringatlah aku kepada seorang kakak yang selalu menekankan tentang pentingnya ruh dalam ibadah ataupun perjuangan, bukan sekadar magnitud luarannya sahaja. Kalau Tuan Guru Nik Aziz punya analogi macam ni, ibarat makan keropok berderap-derap, berpinggan-pinggan, tetapi masih tidak kenyang.

Moga-moga Allah memuliakan kesabaran dalam hati kita, meninggikan keikhlasan kita agar semuanya hanya untuk Nya dan memudahkan segalanya.

https://i0.wp.com/bahantarbiyyah.info/v3/wordpress/wp-content/uploads/2007/08/zulfiqar_by_porscher.jpg

“Sesungguhnya mereka adalah pemuda-pemuda yang beriman kepada Tuhan mereka, dan Kami tambahkan petunjuk kepada mereka”

(Q.S.Al-Kahfi : 13)

Wallahu’alam

Advertisements

3 responses to this post.

  1. Posted by Anonymous on October 23, 2008 at 2:12 am

    Assalamualaikum hanis 😉

    Baru terserempak dengan diari maya awak ni..
    Wishing you good luck with writing! 🙂
    Sesungguhnya, pena yang menulis itu, bisa menjadi lebih tajam berbanding mata pedang..

    Take care,
    Nur Suhada Ramli,
    UCD.

    Reply

  2. Posted by Anonymous on October 23, 2008 at 3:46 am

    Ws wbt Kak Shud:D

    Thank you Kak Shud, insyaAllah, saya cuba menggunakan wadah ini sebaiknya;)
    Harapnya diari ni bukan sekadar catatan biasa untuk saya kenang-kenang masa dulu, kalau boleh biarlah jadi motivasi untuk masa depan.

    -tak dpt asah pedang, asah pensel pun jadilah-
    hehe

    Reply

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: